Quantcast

[CES 2017] Acer Aspire VX 15: Laptop Gaming dengan Sistem Pendingin Terpisah untuk Prosesor dan VGA

Acer tergolong salah satu produsen laptop yang rajin meluncurkan seri-seri terbaru di ranah gaming. Tidak hanya melalui keluarga Predator, di ajang CES 2017 Acer juga memperkenalkan Aspire VX 15 untuk melengkapi kebutuhan para gamer yang mobile.

Andalkan GTX 1050 Ti

Walaupun tidak termasuk dalam anggota keluarga Acer Predator, dari segi hardware Aspire VX 15 tetap memiliki penawaran yang cukup menarik di kelasnya.

Gamer akan menemukan prosesor Intel Core i7-7700HQ (Kaby Lake) yang ditemani kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050 Ti (tersedia pula versi dengan GTX 1050 non-Ti). RAM yang dibenamkan menawarkan opsi hingga 16 GB DDR4. Sementara untuk storage, ada SSD 512 GB dan HDD 1 TB.

Layar pada Aspire VX 15 menggunakan teknologi IPS dengan ukuran 15,6 inci. Resolusi maksimal yang bisa diatur oleh gamer adalah 1920 x 1080 pixel. Menurut Acer, laptop gaming ini dibekali baterai yang mampu membuatnya menyala hingga 6 jam.

Sistem pendingin terpisah

Yang menarik dari Acer Aspire VX 15 adalah sistem pendinginannya yang dibuat terpisah antara prosesor dan kartu grafis (VGA). Menurut Acer, sistem semacam ini akan sangat membantu pelepasan udara panas yang nantinya dibuang melalui sisi belakang. Pada penampang sisi bawahnya, terdapat sejumlah lubang ventilasi masuknya udara ke dalam badan notebook.

Acer Aspire VX 15 memiliki ketebalan desain 2,89 cm dengan bobot mencapai 2,5 kg. Ukuran yang masih terbilang standar untuk sebuah laptop gaming berlayar 15 inci. Soal konektivitas, laptop ini mempunyai Intel dual band wireless-AC, Bluetooth 4.0, Gigabit LAN, USB Type-C, 2XUSB 3.0, 1XUSB 2.0, HDMI, dan SD/SDXC card reader.

Acer berencana melepas laptop ini ke pasaran mulai Februari 2017 mendatang. Aspire VX 15 dijual dengan harga yang cukup menarik untuk ukuran laptop gaming dengan spesifikasi mumpuni, yakni mulai dari US$799 atau sekitar 10,6 juta rupiah.

Komentar

comments

No more articles